All Title Author
Keywords Abstract


Full-Text   Cite this paper   Add to My Lib


This article discusses thoughts of Indonesian practitioner of Islamic mysticism (sufi), Muhammad Zuhri (1939-2011). As with his sufi counterparts, Zuhri’s tasawuf thoughts are aimed at achieving the perfectness with regards to God-human relationship. The author argues that Zuhri’s tassawuf represents continuity and change both in the scholarship of Islamic mystical tradition and as a response to modernity and globalization. [Artikel ini mendiskusikan pemikiran seorang sufi asal Indonesia, Muhammad Zuhri (1939 -2011). Sama seperti kebanyakan pemikiran tasawuf lainnya, pemikiran tasawuf Muhammad Zuhri bertujuan untuk mencapai derajat kesempurnaan dalam berhubungan dengan tuhan. Penulis berargumen bahwa pemikiran Muhammad Zuhri merupakan keberlanjutan tradisi sufisme dalam Islam sekaligus sebuah respon terhadap modernitas dan globalisasi.]Kata Kunci: Muhammad Zuhri, tasawuf revolusioner, modern


comments powered by Disqus