oalib

Publish in OALib Journal

ISSN: 2333-9721

APC: Only $99

Submit

Any time

2019 ( 10 )

2018 ( 9 )

2017 ( 23 )

2016 ( 27 )

Custom range...

Search Results: 1 - 10 of 4673 matches for " Sa'roni Sa'roni "
All listed articles are free for downloading (OA Articles)
Page 1 /4673
Display every page Item
RAMUAN OBAT TRADISIONAL BATTRA DI BALI UNTUK OBAT KELUHAN PADA SISTEM SIRKULASI DAN PERNAPASAN
Sa'roni Sa'roni
Media of Health Research and Development , 2012,
Abstract: Traditional healer's (Bartra) have a role to improve the degree of public health. To identify the existence of traditional healer's ingredients to device the various of ingredients for therapy and to find the possible failure of application, the survey of traditional healer 's ingredients was conducted in Bali. The results showed the existence of traditional healer's and various ingredients for therapy was related to blood circulation system and respiration dis'order, among other things for diabetus, blood pressure, haemorrhoids, cough, asthma and tuberculosis. Keywords : Traditional Healer's Ingredients; Blood Circulation and Respiration.
SPESIFIKASI SIMPLISIA DAN EKSTRAK ETANOL BIJI PINANG (ARECA CATECHU L) ASAL TAWANGMANGU SERTA TOKSISITAS AKUT DAN KHASIAT HEMOSTATIKNYA PADA HEWAN COBA
Sa'roni Sa'roni,Adjirni Adjirni
Media of Health Research and Development , 2012,
Abstract: Biji pinang (Areca catechu L) secara tradisional diantaranya digunakan untuk obat menghentikan cucur darah dan haid banyak mengeluarkan darah. Untuk membuktikan penggunaan tersebut perlu dilakukan penelitian apakah ekstrak biji pinang mempunyai khasiat hemostatik, yaitu dapat mempercepat waktu beku darah serta untuk mendapatkan gambaran toksisitasnya ditentukan harga LD50 nya. Sebelum penelitian dilakukan spesifikasi simplisia dan ekstrak total dari biji pinang. Penelitian LD50 menurut cara Weil ,C.S dengan menggunakan hewan mencit dan penelitian khasiat hemostatik menurut cara Lee-White dengan menggunakan hewan tikus putih. Penelitian khasiat hemostatik dilakukan pada 3 macam dosis ekstrak biji pinang yaitu 1,63mg, 4,9mg dan 16,3mg/100g.bobot badan tikus. Spesifikasi simplisia biji pinang asal Tawangmangu berwarna coklat, rasa pahit, kadar abu 4,2%± 0,1 kadar air 6,9%± 0,27. Spesifikasi ekstrak etanol biji pinang berwarna coklat kemerahan rasa pahit, kental, mengandung kaloid, saponin, flavonoid, tanin, polifenol dan antrakinon. Besar LD50 ekstrak etanol biji pinang 4,14 (3,31-5,18)mg/10g. bobot badan secara ip pada mencit. Ekstrak dosis 16,3mg/100g.bobot badan tikus mempunyai khasiat hemostatik yang tidak berbeda dengan transamin dosis 4,5mg/100g.bobot badan tikus. Kata kunci : Areca catecu L; Toksisitas akut; Hemostatik
PENELITIAN ANTIINFLAMASI DAN ANTIPIRETIK EKSTRAK ETANOL RIMPANG DRINGO (ACORUS CALAMUS L) PADA TIKUS PUTIH
Sa'roni Sa'roni,Adjirni Adjirni
Media of Health Research and Development , 2012,
Abstract: Dringo (Acarus calamus L) merupakan tanaman yang secara tradisional banyak digunakan sebagai obat, diantaranya secara empiris digunakan untuk obat radang dan demam. Untuk mendukung pemakaian empiris tersebut perlu dilakukan penelitian efek antiinjlamasi dan antipiterik pada hewan coba. Penelitian efek antiinflamasi dilakukan menurut cara Winder et al, sedangkan penelitian efek antipiretik dilakukan menurut cara Taetino et a/. Hewan coba yang digunakan tikus putih jantan. Rimpang dringo diteliti dalam bentuk ekstrak etanol 70% dengan dosis ekstrak 1,5mg, 15mg dan 45mg/100g bb. Sebagai pembanding efek antiinflamasi fenilbutazon dosis 10mg/100g.bb dan sebagai pembanding efek antipiretik parasetamol dosis 10mg/100g.bb. Perlakuan diberikan secara oral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang dringo dosis 1,5mg dan 15mg/100g.bb. belum menunjukkan efek antiinflamasi, tetapi sudah menunjukkan efek antipiretik, meskipun tidak sekuat parasetamol dosis 10mg/100g.bb. Ekstrak dosis 45mg/100g.bb menunjukkan efek antiinflamasi yang tidak berbeda dengan fenilbutazon dosis 10mg/100g.bb dan menunjukkan efek antipiretik yang tidak berbeda dengan parasetamo dosis 10mg/100g.bb. Kata kunci : Acarus calamus L., dringo., antiinflamasi, antipiretik
PENGARUH INFUS BUAH Foeniculum vulgare Mill PADA SIKLUS ESTRUS DAN BOBOT UTERUS TIKUS PUTIH
Sa'roni Sa'roni,Imono A. Donatus
Media of Health Research and Development , 2012,
Abstract: Buah Foeniculum vulgare Mill (adas) secara tradisional untuk obat dan campuran jamu pengatur haid. Diduga buah Foeniculum vulgare Mill mempunyai pengaruh pada sistem reproduksi. Oleh karena itu, kami melakukan penelitian pengaruh infus buah Foeniculum vulgare Mill pada siklus estrus dan bobot uterus tikus putih. Infus diberikan secara oral sekali sehari selama 12 hari dengan dosis setara dengan 7,3 mg, 73 mg dan 219 mg/100 g bobot badan. Selama pemberian bahan, siklus estrus diperiksa setiap hari dan pada hari ke-13 diotopsi dan ditimbang bobot uterusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infus buah Foeniculum vulgare Mill setara dengan serbuk 7,3 mg, 73 mg dan 219 mg/100 g bobot badan dapat menghambat fase estrus (masa subur). Infus setara dengan serbuk 7 mg dan 219 mg/100 g bobot badan kelihatan dapat menghambat fase estrus yang sangat nyata dibandingkan dengan akuades. Infus buah Foeniculum vulgare Mill setara dengan serbuk 219 mg/100 g bobot badan dapat menurunkan bobot uterus, tetapi secara statistik tidak berbeda nyata dengan akuades. Kata kunci: Obat tradisional; Foeniculum vulgare Mill; Sistem Reproduksi
RAMUAN OBAT TRADISIONAL DI SUMATERA BARAT DAN NUSA TENGGARA BARAT UNTUK KELUHAN PADA SISTEM REPRODUKSI
Saroni Saroni,Yun Astuti Nugroho
Media of Health Research and Development , 2013,
Abstract: Indonesian traditional posseses, various kind of traditional healers to heal various complain. Therefor reproduction healthy condition not yet like an expectant, therefore to carry out survey to get data principal ingredients and plants kind to use for reproduction system complaint. Survey was conducted in West Sumatera and West Southeast Island Province. Traditional healers ingredients age more than 17 years old and to hold for respondent. Discriptif analysis to carry out and which to be difference ingredients either plants in ingredients in the two province. Efficacy and safety plants in ingredients were investigated. The result of survey showed that a lot of ingredients in West Sumatera and West Shoutheast Island complaint for reproduction system disorder. The ingredients either plants to use difference in the two province. Efficacy and safety investigated from plants to use in ingredients possible to carry on efficacy and safety ingredients. Keywords : Traditional ingredients, Reproduction System, West Sumatera, West Southeast Island. Abstrak Indonesia banyak terdapat pengobat tradisional (Battra) yang menggunakan ramuan dari bahan tanaman untuk mengobati berbagai macam keluhan. Karena keadaan kesehatan reproduksi di Indonesia belum seperti yang diharapkan maka dilakukan survei terutama untuk mendapatkan data jenis ramuan dan jenis tanaman yang digunakan dalam ramuan untuk keluhan pada sistem reproduksi. Survei dilakukan di Sumatera Barat dan Nusa Tenggara Barat. Responden adalah Battra yang menggunakan ramuan yang sudah berusia lebih dari 17 tahun dan bersedia menjadi responden. Analisis dilakukan secara diskriptif dan apakah ada perbedaan ramuan dan jenis tanaman yang digunakan dalam ramuan di kedua daerah tersebut. Tanaman tanaman yang digunakan dalam ramuan dikaji dengan penelitian khasiat dan keamanan yang sudah dilakukan. Hasil survei mendapatkan berbagai macam ramuan di Sumatera Barat dan di Nusa Tenggara Barat untuk keluhan pada sistem reproduksi. Ramuan maupun jenis tanaman yang digunakan di ke dua daerah berbeda. Kajian hasil penelitian dari tanaman tanaman yang digunakan dalam ramuan mendukung khasiat dan keamanan ramuan. Kata Kunci : Ramuan Obat Tradisional, Sistem Reproduksi, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat
EFEK DIURETIK Desmodium Triquetrum (L) DC (DAUN DUDUK) PADA HEWAN COBA
Sa'roni Sa'roni,Sediarso Sediarso,Yuyu Nur Azizah
Media of Health Research and Development , 2012,
Abstract: Secara empiris Desmodium triquetrum (L) DC (Daun duduk) digunakan sebagai pelancar air seni (diuretik). Untuk mendukung pemakaian empiris maka dilakukan penelitian efek diuretik pada tikus putih. Penelitian dilakukan dalam bentuk ekstrak dengan dosis 3,1 mg; 9,3 mg dan 31 mg/100 gram bobot badan. Sebagai blangko digunakan akuades 1ml/100 g bobot badan dan sebagai pembanding efek diuretik HCT dosis 0,16 mg/100 gram bobot badan. Perlakuan diberikan secara oral. Penelitian efek diuretik dilakukan menurut cara Lipschitz. Diuretik selain meningkatkan volume air, juga meningkatkan ekskresi Na dan K. Untuk mengukur kadar Na dan K dalam urine digunakan AAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun duduk dosis 31 mg/100 g bobot badan mempunyai efek diuretik paling kuat dibandingkan dengan kontrol akuades, sedang kadar Na dan K dalam urine tidak berbeda dengan kadar Na dan K dalam urine tikus pembanding HCT dosis 0,16 mg/100 gram bobot badan. Kata Kunci : Diuretik; Desmodium triquetrum (L) DC; Daun duduk
PENGARUH INFUS DAUN PLANTAGO MAYOR L (DAUN URAT) PADA UTERUS TIKUS YANG DIOVAREKTOMI
Sa'roni Sa'roni,Imono A. Donatus,Adjirni Adjirni
Media of Health Research and Development , 2012,
Abstract: Secara empiris daun Plantigo mayor L (daun urat) digunakan untuk obat tidur teratur datang haid. Berdasarkan pemakaian tersebut, diduga daun Plantigo mayor L dapat mempengaruhi sistem reproduksi termasuk organ reproduksi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian pengaruh infus daun Plantigo mayor L terhadap uterus pada tikus yang diovarektomi untuk membuktikan adanya pengaruh terhadap organ reproduksi, terutama uterus. Infus diberikan secara oral dengan dosis 7,5mg ; 75mg dan 225mg/100g bobot badan dan sebagai blangko diberikan akuades dengan volume dosis 1 kl/100g bobot badan yang juga diberikan secara oral. Perlakuan diberikan setiap hari selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infus daun Plantigo mayor L dosis 7,5mg/100g bobot badan dapat menghambat atrofi uterus pada tikus yang diovarektomi.
PENGGUNAAN TANAMAN SEBAGAI OBAT DI DAERAH SULAWESI SELATAN DAN KALIMANTAN TIMUR
B. Dzulkarnain,Sa'roni Sa'roni,Pudjiastuti Pudjiastuti,Adjirni Adjirni
Bulletin of Health Research , 2012,
Abstract: To know the use of traditional drugs in East Kalimantan and South Sulawesi which are still in use, a study was done in both areas in 1989. Using a questionnaire as basis an exploration is done by senior students in pharmacy and senior students of the medical school, with the supervision of the local health service and experts from the National Institute of Health Research and Development. The study was done in La Bempa and Batu Besi in South Sulawesi and Tenggarong in East Kalimantan. In the final report of the study no information is exposed on the drug components of traditional prescriptions. Prescriptions used in the ailments suffered in the last 2 weeks, were catagorized and analized. In East Kalimantan 58 prescriptions were recorded and 113 prescriptions in South Sulawesi. In East Kalimantan 86% of them consists of single components and 14% consists of more than one components. In South Sulawesi 65% of the prescriptions consists of single components and 35% of them consists of more than one. Sixty percents of the prescriptions in East Kalimantan are used orally and 31% locally. In South Sulawesi 24% of the prescriptions are used orally and 64% used locally. The genus of some plants in both areas are not common in general and needs identification. In East Kalimantan 65% of the plants and in South Sulawesi 56% of the plants used are registered in TOGA list (TOGA list = a list of plants officially recommended to be planted in the surrounding gardens of houses, to be used as dmgs). A registration and inventarisation of traditional drugs in other parts in Indonesia is necessary.
PROFIL PENGOBAT TRADISIONAL RAMUAN DAN RAMUAN OBAT HERBAL YANG DIGUNAKAN DI PROPINSI SULAWESI TENGGARA, KALIMANTAN SELATAN DAN LAMPUNG
Sa'roni -,Wien Winarno,Adjirni -,Pudjiastuti -
Media of Health Research and Development , 2012,
Abstract: Traditional healers ingredients to take part in increased of public health. Therefore to find traditional healers ingredients base data to used for to treat, carry out cross-sectional design survey at three provinces those Southeast Sulawesi, South Kalimantan and Lampung with totally sample 48 every province. The results survey of traditional healers profile showed capacity sources of man in Southeast Sulawesi, South Kalimantan and Lampung yet low an education level and much traditional helers no practice yet. Showed ingredients to used for to treat public disorders there are ingredient’s to treat for cancer, diabetes mellitus, haemoroid, rheumatic, tuberculosis, stone blader, hight blood pressure, malaria and cough. Many plants for ingredients there are Curcuma xanthorrhiza Roxb, Andrographis paniculata Ness, Orthosiphon grandiflora Bold, Curcuma domestica Val, Zingiber officinale Roxb, Phaleria macrocarpa Boerl, Carica papaya L and Loranthus sp.
EFFECTIVENESS OF THE SAUROPUS ANDROGYNUS (L.) MERR LEAF EXTRACT IN INCREASING MOTHER'S BREAST MILK PRODUCTION
Sa'roni Sa'roni,Tonny Sadjiman,Mochammad Sja'bani,Zulaela Zulaela
Media of Health Research and Development , 2012,
Abstract: One of the efforts to restrain in the baby's death applied in Indonesia is giving mother's breast milk. The survey reported that 38% of mothers stop giving mother's breast milk because of the lack of the mother's breast milk itself. Sauropus androgynus (L.) Merr is traditionally used by mothers to increase and accelerate mother's breast milk. There are many product from extract of the Sauropus androgynus (L.) Mer. produced by pharmaceutical manufacture is suspected has a fiction as lactagogum, but hasn't been proved the effectiveness through the human. The purpose of this research is to determine the extraxt of the Sauropus androgynus (L.) Merr effectiveness compared with placebo in increasing the expulsion of the mother's breast milk. The subyek is mothers who given birth and giving mother's breast milk in the maternity hospital in Sleman regency, Yogyakarta, that is fulfilled the inclusion criteria, The Randomized Control Trial (RCT) research design. The first group as the subject get Extract of the Sauropus androgynus (L.) Merr while the second group as the get placebo. Follow up is done 15 days. The result of the research shows that Extract of the Sauropus androgynus (L.) Merr leaf can increase the mother's breast milk production up to 50,7% compared with placebo. The calculation statistically shows the significant difference between the subject group extract of the Sauropus androgynus (L.) Merr leaf compared with the group placebo at the confidence level of 5%. Extract of the Sauropus androgynus (L.) Merr leaf did not increase mother's breast milk quality due to the content of protein and fat from mother's breast milk after the follow up did not show the difference between extract and placebo. Keywords: Sauropus androgynus (L.) Merr., Extract., Mother's breast milk.
Page 1 /4673
Display every page Item


Home
Copyright © 2008-2017 Open Access Library. All rights reserved.