oalib

Publish in OALib Journal

ISSN: 2333-9721

APC: Only $99

Submit

Any time

2019 ( 11 )

2018 ( 13 )

2017 ( 14 )

2016 ( 12 )

Custom range...

Search Results: 1 - 10 of 3332 matches for " Lim Boo Liat "
All listed articles are free for downloading (OA Articles)
Page 1 /3332
Display every page Item
A REVIEW OF SCHISTOSOMIASIS IN INDONESIA WITH REFERENCE TO SCHISTOSOMA JAPONICUM
Lim Boo Liat,M. Sudomo
Bulletin of Health Research , 2012,
Abstract: Tinjauan tentang Schistosoma di Indonesia ini mencakup Schistosoma japonicum, S. incognitum, S. spindale dan Trichohilharzia brevis. Tinjauan dibuat atas dasar laporan-laporan penelitian yang telah diterbitkan. Di dalamnya dapat dijumpai uraian singkat tentang S. spinale dan T. brevis. Dari banyak publikasi tentang S. japonicum dan S. incoganitum dapat disajikan uraian tentang peranan kedua parasit tersebut sebagai penyebab penyakit baik manusia maupun hewan.
STATUS OF SCRUB TYPHUS RESEARCH IN INDONESIA (Based on published reports)
Lim Boo Liat,Tuti R. Hadi
Bulletin of Health Research , 2012,
Abstract: Scrub typhus merupakan penyakit yang endemis di Indonesia. Akan tetapi laporan mengenai hal tersebut sangat sedikit. Penelusuran hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum tahun 1945 pernah dilaporkan hasil isolasi Rickettsia tsutsugamushi dari penderita demam di beberapa tempat di Indonesia. Setelah tahun 1970 beberapa penelitian seroepidemiologi dilakukan di beberapa daerah di Indonesia terutama daerah transmigrasi dengan hasil prevalensi antibodi terhadap scrub typhus tertinggi di daerah Biak dan Owi, Irian Jaya dan yang terendah di Flores dan Jakarta. Selain itu dilakukan pula penelitian mengenai vektor scrub typhus dan hospesnya dengan hasil di-temukannya 7 species tungau Leptotrombidium termasuk 2 jenis yang merupakan vektor. Saran untuk penelitian di masa yang akan datang diberikan dalam laporan ini.
STUDIES OF FILARIASIS IN KEBAN AGUNG AND GUNUNG AGUNG VILLAGES IN SOUTH BENGKULU, SUMATERA, INDONESIA I: The mosquito fauna with reference to seasonal studies of two Anopheles and Culex tritaeniorhynchus
Sudomo M.,Suwarto Suwarto,Lim Boo Liat
Bulletin of Health Research , 2012,
Abstract: A large number of reports on mosquitoes of Sumatera and neighbouring islands reveal that 198 species have thus far been discovered (Brug & Haga, 1923; Brug, 1931; Brug & Edwards, 1931; Swellengrebel & Rodenwaldt, 1932; Brug, Bonne-Wepster, 1947; Bonne-Wepster & Swellengrebel, 1953; Bonne-Wepster, 1954; Waktoedi, 1954; Reid, 1968; Lien et al., 1975). All these report were based on short-term surveys, and most were from South Sumatera. Longitudinal studies of mosquito vectors of malayan filariasis during this study for a 24-month period in two villages were carried out. All mosquito species were collec-ted, identified and recorded. The present paper presents the mosquito fauna in the study areas, and discusses (1) the seasonal variations of Culex tritaeniorhynchus, Anopheles peditaenia-tus, and An. nigerrimus, and (2) the parous rate of two Anopheles species.
STUDIES OF FILARIASIS IN KEBAN AGUNG AND GUNUNG AGUNG VILLAGES IN SOUTH BENGKULU, SUMATERA, INDONESIA : II Field identification of Mansonia Bonneae and Mansonia Dives
Suwarto Suwarto,M. Sudomo,Lim Boo Liat
Bulletin of Health Research , 2012,
Abstract: Nyamuk Mansonia bonneae/dives adalah vektor potensial untuk penyakit filariasis malayi. Dua species ini mempunyai bentuk morfologi yang mirip sekali hanya dibedakan dengan ada tidaknya sisik-sisik di antara rambut-rambut di atas pangkal sayap (supra-alar scale) dan bentuk gigi sisir (comb teeth) pada tergit segmen abdomen ke-8. Sisik-sisik di atas pangkal sayap tersebut mudah sekali lepas sehingga sulit untuk membedakan Ma. dives dan Ma. bonneae. Penelitian untuk membedakan dua species ini secara morfologi telah dikerjakan yang kemudian hasilnya dicocokkan dengan bentuk gigi sisir untuk masing-masing species. Hasil pengamatan secara morfologi ternyata, setelah dicocokkan dengan gigi sisir dari masing-masing specimen, Ma. dives mempunyai kesalahan identifikasi sebesar 6% sedang Ma bonneae 11,3%.
STUDIES OF FILARIASIS IN KEBAN AGUNG AND GUNUNG AGUNG VILLAGES IN SOUTH BENGKULU, SUMATERA, INDONESIA IV: Ecological and seasonal aspect of four Mansonia species
Sudomo M.,Suwarto Suwarto,Lim Boo Liat
Bulletin of Health Research , 2012,
Abstract: Dalam penelitian mengenai nyamuk Mansonia spp. di desa Gunung Agung dan Keban Agung, Beng-kulu Selatan ternyata nyamuk Ma. bonneae dan Ma. annulata lebih banyak ditangkap daripada Ma. dives dan Ma. uniformis. Habitat nyamuk ini adalah rawa-rawa buatan atau daerah-daerah pinggiran hutan. Secara umum tidak ada hubungan antara curah hujan dan kepadatan nyamuk jenis Mansonia spp. Dari penelitian distribusi vertikal ternyata Ma. bonneae dan Ma. dives lebih banyak tertangkap di tempat yang tinggi sedangkan Ma. uniformis dan Ma. annulata di tempat yang rendah.
STUDIES OF FILARIASIS IN KEBAN AGUNG AND GUNUNG AGUNG VILLAGES IN SOUTH BENGKULU, SUMATERA, INDONESIA III: Natural and artificial infections of vector mosquito species
Sudomo M.,Suwarto Suwarto,Lim Boo Liat
Bulletin of Health Research , 2012,
Abstract: Sejumlah 13.133 nyamuk yang terdiri dari 4 species Mansonia spp dan 5.629 nyamuk yang terdiri dari dua species Anopheles spp dari desa Keban Agung dan Gunung Agung telah diperiksa dengan jalan pembedahan untuk mengetahui adanya infeksi larva Brugia, selama periode 24 bulan. Infeksi larva Brugia pada nyamuk Mansonia spp lebih tinggi daripada pada nyamuk Anopheles spp. Pada semua species nya-muk Mansonia pernah ditemukan mengandung larva Brugia stadium 3 (stadium infektif) sedangkan pada Anopheles tidak pernah ditemukan larva Brugia stadium ini. Dalam percobaan penginfeksian dengan penderita filariasis (B. malayi) dengan empat species Mansonia dan lima species Anopheles terbukti bahwa semua species Mansonia rentan terhadap B. malayi sedangkan pada Anopheles hanya 2 species yang dapat diinfeksi.
FIELD TRIALS OF FENITROTHION, MALATHION, AND DDT DUSTS AGAINST FLEAS ON RATTUS RATTUS DIARDII IN CILOTO, WEST JAVA, INDONESIA
Lim Boo Liat,Sustriayu N.,I. Ladera,Y. H. Bang
Bulletin of Health Research , 2012,
Abstract: Sebuah percobaan penanggulangan pinjal Xenopsyll cheopis dari tikus Rattus rattus diardii dilaku-kan di Ciloto dari bulan Februari sampai Nopember 1978. Racun serangga yang digunakan 50 % mala-thion wdp, 40 % fenitrothion wdp dan 75 % DDT wdp. dicampur dengan serbuk bedak sehingga ter-dapat 5 % zat racun aktif (active ingredient). Percobaan dilakukan pada 3 dusun. Pengamatan dilakukan dari bulan Februari sampai Nopember 1978 di daerah percobaan dan daerah kontrol DDT 5 % tidak effektif untuk pemberantasan pinjal, malathion 5 % effektif sampai 15 minggu dan Fenitrothion 5 % sampai 19 minggu sesudah perlakuan pertama. Ketiga racun serangga juga effektif untuk tungau dan kutu, tapi tidak demikian untuk tungau dewasa mesostigmatik (mesostigmatic mites).
PRELIMINARY SURVEY OF RODENTS IN TWO TRANSMIGRATION SCHEMES IN SOUTH SUMATRA, INDONESIA
Lim Boo Liat,Tuti R. Hadi,Sustriayu N.,S. Gandahusada
Bulletin of Health Research , 2012,
Abstract: Penelitian ini merupakan sebagian dari survey biomedis yang dilakukan di daerah transmigrasi Baturaja-Martapura (Sumatera Selatan) dan Mulyorejo, Way Abung III Lampung pada bulan September dan Oktober 1977. Tikus2 liar ditangkap dan dipelajari untuk mengetahui peranannya sebagai penyebar penyakit. R.r. diardii merupakan spesies yang lebih banyak ditemukan didaerah perumahan dikedua daerah transmigrasi tersebut. Hasil pemeriksaan parasitologis menunjukkan bahwa pengerahan spesies ini tidak terbatas didaerah perumahan saja. Diladang sekitar perumahan dikedua daerah tersebut R. tiomanicus lebih banyak ditemukan dari pada R. exulans dan R. argentiventer. Kertas kerja ini menyimpulkan bahwa dengan adanya hoepes dan vektor yang tepat di daerah-daerah tersebut ada kemungkinan akan timbulnya penyakit demam semak (scrub typhus) dan mungkin juga eosinophilic meningo encephalitis dikalangan para transmigrasi, selain penyakit arbovirus yang lain.
STUDIES OF ANGIOSTRONGYLUS CANTONENSIS AND A MALAYSIENSIS OF RODENTS HOSTS IN TWO TRANSMIGRATION SCHEMES IN SOUTH SUMATERA
Lim Boo Liat,S. Gandahusada,Kosin E.,Margono Margono
Bulletin of Health Research , 2012,
Abstract: Pada Tahun 1977 telah dilakukan survey zoonosis di dua daerah transmigrasi Baturaja-Martapura, Propinsi Sumatera Selatan dan Mulyoredjo, Way Abung III., Propinsi Lampung. Survey dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan bersama WHO Vector and Rodent Control Research Unit di Jakarta dengan tujuan untuk mempelajari vector penyakit zoonosis yang ada di kedua daerah transmigrasi tersebut. Survey dilakukan dengan mengadakan penangkapan tikus di rumah dan di luar rumah, kemudian diadakan pemeriksaan identifikasi, pembedahan dengan peralatan laboratorium di daerah survey. Pada survey ini ditemukan 4 species tikus R. tiomaicus, R. argentivener, Ryexulans dan R.r. diardii yang ternyata mendapat infeksi cacing Angiostrongylus. Infeksi tertinggi pada R. tiomanicus dan infeksi terendah pada R. r. diardii. Infeksi campuran A. cantonensis dan A. malaysiensis ditemukan pada R. tiomanicus dan R.r. diardii. Adanya A. cantonensis dan A. malaysiensis di kedua daerah transmigrasi adalah penemuan yang baru untuk di daerah Sumatra Selatan. R. ar-eentiventer merupakan hospes baru untuk daerah Sumatra.
STATUS OF COMMENSAL RODENT -BORNE DISEASES RESEARCH IN INDONESIA
Lim Boo Liat,Singgih Sigit,Tuti R. Hadi
Bulletin of Health Research , 2012,
Abstract: Rodents yang terdapat di rumah-rumah maupun di lapangan mempunyai peranan penting dalam penyebaran penyakit terhadap manusia dan binatang. Dalam tulisan ini disajikan peninjauan kembali literatur tentang penyakit-penyakit yang ditularkan oleh binatang, seperti : plague, scrub and murine typhus, leptospirosis, schistosomiasis, angiostrongyliasis, yang biaya terdapat di Indonesia.
Page 1 /3332
Display every page Item


Home
Copyright © 2008-2017 Open Access Library. All rights reserved.