oalib
匹配条件: “” ,找到相关结果约100条。
列表显示的所有文章,均可免费获取
第1页/共100条
每页显示
ISLAM AND THE CHANGING MEANING OF SPIRITUALITAS AND SPIRITUAL IN CONTEMPORARY INDONESIA  [cached]
Ahmad Muttaqin
Al-Jami'ah : Journal of Islamic Studies , 2012,
Abstract: Spiritualitas, an Indonesian term derived from English word’s spirituality, and spiritual from English’s spiritual, are now commonly used in Indonesian discourses. This paper traces earliest usages of the term spiritualitas and spiritual and then explores their changing meaning in contemporary Indonesia. Unlike in the past, where Indonesian government broadly used the terms to refer indigenous mystical legacies of the Aliran Kepercayaan or Kebatinan designing them as not religion but merely cultural legacy (adat, budaya spiritual), the current usage of the terms indicates a growing trend of Indonesian world religions, mainly Islam, in absorbing and acquiring the terms as kind of religious expressions. This trend is quite different from that happen in the West; while the growing of spirituality is correlated to the declining of Western affiliation and participation in religion, mainly Christianity; in Indonesia, world religions, especially Islam, seem to be the sponsor of spirituality. Thus, instead of spirituality will silently take over religion as predicted by Jaremy Carrette and Richard King (2005), the mainstream religious groups seem to take over spirituality. [Istilah spiritual dan spiritulitas akhir-akhir ini banyak digunakan di Indonesia, merujuk tidak hanya pada ekspresi spiritual di luar agama, namun juga yang ada dalam tradsi keagaamaan. Tulisan ini menelaah awal mula penggunaan istilah spiritual dan spiritualitas dalam khazanah literatur pasca kemerdekaan serta fase-fase perubahan makna dari istilah tersebut pada masa-masa sesudahnya. Pada fase awal, pemerintah Indonesia secara massif menggunakan istilah spiritual untuk menunjuk tradisi keberagamaan di luar agama-agama resmi yang berbasis pada mistisisme agama-agama lokal seperti Aliran Kepercayaan dan Kebatinan. Hal ini mengisyaratkan bahwa istilah spiritual tersebut digunakan untuk menekankan bahwa tradisi beragamaan lokal tersebut bukan agama, hanya warisan budaya atau adat istiadat. Namun, kecenderangan baru sejak akhir 1990an hingga saat ini menunjukkan bahwa agama-agama resmi, terutama Islam, secara massif telah menggunakan istilah spiritual maupun spiritualitas sebagai padanan dari ekspresi batin keberagamaan (inner religious expression). Trend semacam ini cukup unik bila dibandingkan dengan yang terjadi di Barat, sebab tumbuh suburnya gerakan spiritual di Barat terjadi pada saat menurunnya tingkat afiliasi publik terhadap agama-agama besar, terutama Kristen; sedangkan di Indonesia agama-agama besar dunia, terutama Islam, menjadi sponsor utama populernya istilah spiritual dan spiritu
MENCIUM TANGAN, MEMBUNGKUKKAN BADAN Etos Budaya Sunda, Yogyakarta, Madura
Metta Rachmadiana
HUMANITAS , 2012,
Abstract: Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian kualitatifberjenis deskriptif yang bertujuan untuk memberikan suatu uraian secara deskriptif terhadap suatu realitas sosial serta untuk mengetahui perbedaan fenomena cultural mencium tangan, membungkukkan badan antara ethos kebudayaan Sunda, Yogyakarta, dan Madura. Subjek penelitian sebanyak 7 orang mewakili ketiga ethos kebudayaan tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tidak terstruktur dan observasi dan pengumpulan data data dibagi dalam tiga tahap, yaitu tahap pra- lapangan, tahap pekerjaan lapangan dan tahap analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum perilaku mencium tangan dan membungkukkan badan masih berlaku di tengah-tengah masyarakat Yogyakarta dan Sunda. Perbedaan yang ada terletak pada gerakan yang sedikit bervariasi sebelum mencium tangan. Sementara pada ethos budaya Madura, perilaku mencium tangan masih berlaku namun perilaku membungkukkan badan tampaknya sudah mulai ditinggalkan. Kata Kunci : Mencium tangan, membungkukkan badan, ethos budaya
Hubungan budaya organisasi dengan perkongsian pengetahuan
Zuliana Zookefli,Khalil Md Nor
Jurnal Kemanusiaan , 2008,
Abstract: Globalisasi telah meningkatkan tahap persaingan perniagaan. Daya saing sesebuah organisasi bukan lagi bergantung kepada kadar buruh yang murah dan polisi perlindungan daripada pihak kerajaan. Ramai berpendapat teknologi merupakan kompetensi utama yang perlu dimiliki oleh sesebuah organisasi untuk terus bersaing dan keupayaan teknologi dalam mengangkat daya saing sesebuah organisasi dipengaruhi oleh pengurusan pengetahuan. Antara komponen penting dalam pengurusan pengetahuan adalah perkongsian pengetahuan. Kajian ini dijalankan untuk mengenalpasti hubungan antara budaya organisasi dan tahap perkongsian pengetahuan. Elemen budaya organisasi yang dikaji meliputi kepercayaan, komunikasi antara pekerja, orientasi pasukan dan struktur organisasi. Seratus borang soal selidik telah diedarkan kepada pelajar sarjana di empat buah fakulti di Universiti Teknologi Malaysia. Data yang diperolehi telah dianalisis dengan kaedah regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahawa komunikasi antara pekerja dan kepercayaan memberi kesan positif yang signifikan kepada perkongsian pengetahuan. Cadangan akademik dan praktikal diutarakan.
MERETAS KEBAHAGIAAN UTAMA DI TENGAH PUSARAN BUDAYA KONSUMERISME GLOBAL: Perspektif Etika Keutamaan Ibnu Miskawaih  [cached]
M. Nur Prabowo S
Mukaddimah : Jurnal Studi Islam , 2013,
Abstract: The emergence of consumerist culture in the mid of modern society has provoked reactions. Those who support this consumerist attitude argued that individual happiness could be represented by supporting individual liberties and human rights, particularly through the maximization of consuming comfortable commodities and luxuries. But what do we actually mean with consumption? Is the happiness through consuming goods that the modern culture offered true and correct? This paper discusses the modern culture in the light of the ethical philosophy developed by Ibn Miskawaih, a leading muslim scholar in the field of Islamic ethics. The article concludes that consumerism leads many to the crisis of identity. It is due to the fact that the consumerism inclines to lead people into the selfishness and socially-negative. Budaya konsumerisme yang lahir dalam masyarakat modern memicu beragam reaksi. Kalangan yang mendukung konsumerisme berpendapat bahwa kebahagiaan individu tidak dapat diwujudkan melainkan melalui kemerdekaan individual dan hak asasi manusia, utamanya dalam menikmati komoditas yang mewah. Namun, apa yang disebut dengan “konsumerisme” itu? Apakah kebahagian yang dilahirkan konsumerisme adalah sejati? Artikel ini mendiskusikan budaya modern dari kacamata filsafat etika yang dikembangkan Ibn Miskawaih. Penulis berargumen bahwa konsumerisme menyebabkan orang terjerembab ke dalam persoalan krisis identitas. Ini disebabkan karena konsumerisme menyebabkan seseorang terjatuh pada egoisme dan tidak acuh terhadap kehidupan sosial mereka.
Keunggulan budaya teknologi dalam memacu kemajuan bangsa
Norhani Bakri,Rugayah Mohamed
Jurnal Kemanusiaan , 2008,
Abstract: Budaya sesebuah masyarakat mempengaruhi cara penggunaan, pembinaan dan penguasaan mereka terhadap teknologi bagi memenuhi keperluan serta keinginan mereka. Budaya teknologi pula melibatkan segala cara pemikiran, tindakan serta amalan bagi menangani perubahan teknologi serta persekitaran yang berlaku dalam sesebuah masyarakat. Artikel ini mengupas latar belakang konsep dan falsafah budaya teknologi serta meneliti perbezaan serta kepelbagaiannya dalam memacu kemajuan bangsa.
PENDUDUK INDONESIA MENJELANG TAHUN 2000 PENINGKATAN HARAPAN HIDUP DAN KELOMPOK USIA TUA  [cached]
Kartomo Wirosuhardjo
Bulletin of Health Research , 2012,
Abstract: According to the theory of demographic transition, Indonesia is now in the second phase of demographic transition. Mortality rates are decreasing and life expectancy is increasing. At present, the mortality rate is estimated at 8 per thousand and infant mortality rate at 68 per thousand. Based on those levels of mortality, life expectancy at birth is around 60 years. By the year 2000 life expectancy will be around 65 years. The age structure of the population towards the year 2000 will undergo some changes : the proportion of age groups 0-4 and 5-9 will consistantly decrease while the age group 55 and over will increase (up to 10% of the population). The decrease in the 0-4 age group is caused by a succesful family planning programme. It is expected that the birth rate will be around 20 per thousand by the year 2000. The increase in the old age group, although still relatively small is an increasingly important problem which we have to face by the year 2000.
Optimasi Gerakan Mesin Bor Otomatis dengan Menggunakan Algoritma Genetika  [cached]
Tendra Rustan,Thiang Thiang,Anies Hannawati
Jurnal Teknik Mesin , 2003,
Abstract: This paper will describe about automatic drilling machine using camera as the sensor in order to detect the coordinates of pad and via automatically. Several image processing technologies were used for detecting the coordinates of pad and via. They are threshold, grayscale, fillrect. Genetic algorithm was used to optimize movement of the drilling machine, so that, the machine can do the drilling process effectively. Genetic algorithm will find the optimal route which consists of the drilling sequence of pad and via. Genetic operators used in this system are selection, crossover and inversion. Experiments were done. Experiment result showed that the system could run well and detect all holes in PCB. The system achieved a time reduction rate up to 50 %. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini akan menjelaskan tentang mesin bor otomatis menggunakan kamera sebagai sensor untuk mendeteksi koordinat pad dan via dalam sebuah PCB secara otomatis. Beberapa teknologi pemrosesan image digunakan untuk mendeteksi koordinat pad dan via, antara lain threshold, grayscale, fillrect. Algoritma genetika diterapkan utnuk mengoptimasi gerakan dari mesin bor sehingga mesin bor dapat melakukan proses pengeboran dengan efektif. Algoritma genetika akan mencari rute yang optimal yang terdiri atas urutan pengeboran pad dan via. Operator genetika yang digunakan dalam system ini adalah seleksi, crossover dan inversi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berjalan dengan baik dan dapat mendeteksi semua pad dan via dalam PCB. Dengan algoritma genetika, sistem dapat mereduksi waktu pengeboran sampai 50%. Kata kunci: mesin bor otomatis, algoritma genetika, pemrosesan image, optimasi, PCB.
KARAKTER FISIK DAN SOSIAL REALESTAT DALAM TINJAUAN GERAKAN NEW URBANISM  [cached]
Timoticin Kwanda
Dimensi : Journal of Architecture and Built Environment , 2001,
Abstract: Rapid urbanization will be critical to urban environments. The immediate and most critical urban environment problems facing several big cities, such as Jakarta and Surabaya, what are referred to as the "brown" problems, among them: lack of safe water, pollution from vehicles and industrial facilities, and congestion. To cope with these urban environmental problems, New Urbanism through the Traditional Neighborhood Development (TND) believes that it will cure the problems by pedestrian oriented planning, encouraging people to drive less, mixed land uses, higher density, then traffice congestion is reduced,and mitigate air pollution. Moreover, the other physical and social characters are mixed housing types, front porches, more park that will encourage more interaction, then restore a sense of community. Based on this concept, this paper discusses the physical and social characters of real estates in Jakarta and Surabaya. The results show that real estate developments in these suburban areas is one of the causes of urban environment problems. Abstract in Bahasa Indonesia : Cepatnya urbanisasi akan menyebabkan lingkungan perkotaan yang kritis. Masalah lingkungan kritis yang dihadapi oleh kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya adalah apa yang disebut dengan masalah "warna coklat" yaitu kurangnya air yang sehat, polusi udara yang berasal dari kendaraan bermotor dan industri, serta kemacetan lalu lintas. Untuk menyelesaikan masalah lingkungan ini, gerakan New Urbanism melalui konsep Traditional Neighborhood Development (TND) percaya bahwa masalah lingkungan ini dapat diatasi dengan perencanaan permukiman yang berorientasi pada pejalan kaki, multi fungsi, kepadatan tinggi, sehingga mengurangi kendaraan bermotor dan berakibat pada berkurangnya kemacetan lalu lintas dan polusi udara. Karakter fisik dan sosial lainnya adalah multi tipe rumah, taman publik yang lebih banyak dan rumah berteras depan yang akan mendorong interaksi sosial dalam lingkungan perumahan. Berdasarkan konsep ini, tulisan ini membahas karakter fisik dan sosial realestat di kota Jakarta dan Surabaya. Hasilnya menunjukan bahwa pengembangan realestat di kota-kota ini merupakan salah satu penyebab masalah-masalah lingkungan yang ada di perkotaan. Kata kunci: new urbanism, realestat.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN, BUDAYA, STRATEGI, DAN KINERJA: PENDEKATAN KONSEP  [cached]
Armanu Thoyib
Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan , 2005,
Abstract: Objective of this article is to describe a conceptual framework that shows the relationship of variables of leadership, culture, strategy, and performance. The article presented some theoretical concepts of Organizational Behavior, Organizational Culture, Leadership, and Strategic Management. Finally, some possible research objective observing the relationship of variables of leadership, culture, strategy, and performance are highly expected to develop the objective of the study. Abstract in Bahasa Indonesia : Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menjelaskan suatu kerangka kerja konseptual yang menggambarkan hubungan variabel-variabel kepemimpinan, budaya, strategi, dan kinerja. Artikel ini mempresentasikan beberapa konsep teori dari Perilaku Organisasi, Budaya Organisasi, Kepemimpinan, dan Manajemen Strategik. Akhirnya beberapa tujuan penelitian yang mengamati tentang hubungan variabel-variabel kepemimpinan, budaya, strategi, dan kinerja sangatlah diharapkan untuk mengembangkan tujuan penelitian. Kata kunci: kepemimpinan, budaya, strategi, kinerja.
GERAKAN PEMBAHARUAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA: Studi Model Pembaharuan Metode Penemuan Hukum di Muhammadiyah dan NU  [cached]
M. Ikhsanudin
Mukaddimah : Jurnal Studi Islam , 2010,
Abstract: This article explains the dynamics of renewal ideas of two biggest Islamic mass organization in Indonesia, Muhammadiyah and NU. It starts with the discussion on important figures as roots of Islamic renewal movements like Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, Muhammad bin Abdul Wahab, Syaikh Waliyullah ad-Dihlawi. It then moves to the discussion on the ways NU and Muhammadiyah construct their interpretation concerning Islam law through the study of Munas Tarjih at 5-7 July 2000 in Jakarta and Muktamar NU in 1990 in Krapyak and Munas Alim Ulama NU in 1992 in Lampung. Artikel ini menjelaskan dinamika pembaharuan Islam yang ditawarkan Muhammadiyah dan NU. Diskusi mengenai tokoh pembaharuan Islam seperti Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, Muhammad bin Abdul Wahab, Syaikh Waliyullah ad-Dihlawi menjadi pembuka artikel. Artikel kemudian menjelaskan secara detail bagaimana dua organisasi di atas merumuskan dan menginterpretasi hukum Islam, dengan mengambil contoh kasus yang terjadi pada Munas Tarjih Muhammadiyah tanggal 5-7 Juli 2000 di Jakarta dan Muktamar NU di Krapyak tahun 1990 dan Munas Alim Ulama NU di Lampung tahun 1992. Kata Kunci: Hukum Islam, Pembaharuan, Tarjih, Bahsul Masail
第1页/共100条
每页显示


Home
Copyright © 2008-2017 Open Access Library. All rights reserved.