All Title Author
Keywords Abstract


Masalah Pelaksanaan Program Kesehatan di Daerah dan Informasi yang Dibutuhkan Dalam Upaya Penanggulangannya

Full-Text   Cite this paper   Add to My Lib

Abstract:

Secara umum hasil-hasil penelitian kesehatan belum sepenuhnya mendukung kebutuhan program baik di tingkat pusat maupun daerah. Untuk menanggulangi masalah tersebut, salah satu upaya adalah melibatkan para pelaksana program kesehatan (di daerah) dalam mengidentifikasi masalah pada program kesehatan yang dilaksanakan selama PJP I khususnya pada Repelita V dan informasi yang dibutuhkan dalam upaya pemecahan dan penanggulangannya. Untuk menjawab pernyataan tersebut, telah dilakukan suatu studi deskriptif guna mengetahui sampai seberapa banyak jumlah masalah yang terdapat pada program prioritas yang ada pada unit eselon I Depkes yang dilaksanakan di seluruh propinsi di Indonesia. Studi ini mencakup 27 propinsi, sebanyak 17 propinsi (63%) mengembalikan formulir isian dengan jumlah program prioritas sebanyak 43 program dari 6 unit eselon I Depkes, dan telah diidentifikasi sebanyak 320 item masalah serta 400 item informasi yang dibutuhkan agar dapat dilakukan upaya peningkatan program kesehatan pada masa awal PJP II. Hasil yang diperoleh dari studi ini menunjukkan bahwa lebih dari 56% masalah-masalah yang ada merupakan masalah yang terdapat pada teknis substantif, sedangkan jenis informasi yang dibutuhkan ternyata 37,7% adalah informasi yang dibutuhkan untuk peningkatan program.

Full-Text

comments powered by Disqus